CATATAN DARI PENULIS

Blog ini berisi tentang kumpulan puisi yang ditulis dan dibuat langsung oleh smile.

smile menyukai puisi, dan hanya bisa mengekspresikan diri melalui untaian kata dalam kalimat puisi.

Puisi yang bercerita tentang CINTA, KEBENCIAN,EMOSI,RENUNGAN,KESEDIHAN,HARAPAN, ANGAN DAN CITA CITA, PUJIAN ,DAN SEMUA ASPEK YANG TERJADI DALAM KEHIDUPAN.

Walau smile bukanlah siapa siapa dan bukanlah penyair kenamaan, tapi smile akan tetap dan terus berpuisi, dan bagi yang ingin mengunggah atau mengkopinya silahkan, asal meninggalkan pesan di kotak pesan atau mengirim email ke :
mr_smile333@yahoo.com
, dan semoga semua puisi yang telah ada dan akan terus ada, bisa menjadi inspirasi buat semua pengunjung setia blog smile " KUMPULAN PUISI-smile"

MengCopas tanpa ijin adalah suatu perbuatan memalukan yang menodai laskar pelangi anak bangsa.....


Terimakasih,
Salam Hangat



WORD of SMILE

Start every day with a smile and get it over with. ~W.C. Fields

A smile is an inexpensive way to change your looks. ~Charles Gordy

The robbed that smiles, steals something from the thief. ~William Shakespeare, Othello

Beauty is power; a smile is its sword. ~Charles Reade

A smile is the universal welcome. ~Max Eastman

You're never fully dressed without a smile. ~Martin Charnin

It takes seventeen muscles to smile and forty-three to frown. ~Author Unknown

All the statistics in the world can't measure the warmth of a smile. ~Chris Hart

Peace begins with a smile. ~Mother Teresa

peace,
smile

KUMPULAN PUISI BUATAN ASLI LASKAR PELANGI ANAK BANGSA

.

Jumat, 26 Maret 2010

UNTUK KAMU, DEWIKU

Bayang itu tak Hilang ! ! !
Tak pergi apalagi menjauh
Semakin kubuang semakin dekat melekat
Kucoba mengalih pandang
Dan membalik angan
Agar hilang tak berbekas
Dan sirna musnah tak ada sisa

Kuhantamkan kepalan ini
kutendangkan kaki ini
Kuteriakan marah ini
Hanya untuk berkata : PERGI!

Bukan hanya sehari
Atau seminggu dan berbulan pasti
Tapi sudah bertahun panjang memori

Tak juga pergi, selalu kembali..
PERGI ! ! !
Itu kataku hari ini
Itu kataku bulan ini
Itu kataku tahun ini
dan apa yang terjadi?
Tetap kembali dan selalu kembali lagi

Lelah sudah aku kini
Kenapa tak bisa sirna dan pergi?

Ku mulai lagi,
kamu memang cantik
tubuhmu menawan,harum mu mewangi
Merah merekah bibirmu, dan begitu ceria dan manis senyummu

Kau tak pergi disaat aku besar emosi
Kau menyapa disaat aku diam termenung
Kau mendengar disaat aku bertutur
Kau memeluk disaat aku sendiri dalam sepi
Kau mengangkatku disaat aku terjatuh, dan tak berdaya

Tak ada satupun yang bisa lupakan itu
Sehingga kata PERGI tak lagi mampu

Aku tahu kau tak memintaku
Aku tahu kau tak memaksaku
Aku tahu rasa kasihmu padaku

Bagaimana aku bisa berkata PERGI
dan berharap kau menjauh?
Itu semua hanya karena aku takut kehilanganmu.
Tapi aku tak bisa memilikimu

Semua berakhir dengan tak pasti
Atau terus berlangsung tak bertepi?

Aku mengasihimu, tapi tidak mencintaimu
Aku menyayangmu, tapi tak mau memilikimu
Aku hanya tak mau kehilanganmu, dan tak mau semuanya cepat berlalu

Walau selalu aku katakan PERGI!
dan sirnalah dari hidupku
itu semua palsu, dan harap kau tahu

Kalau pergi itu adalah tinggal
karena aku. ingin kau tahu
Tak ada yang bisa menggantikanmu

Untuk kamu, dewiku


by

Selasa, 02 Maret 2010

AKU hanya AKU

Ketika peluru menembus kulitku,
Aku hanya tersenyum, malu

Ketika Halilintar menyambar tubuhku,
Aku hanya terkaget dan kemudian tersipu

Ketika Ombak menghantam perahuku,
Aku hanya diam dan terpaku

Dan ketika Topan Badai menerpaku,
Aku hanya tertawa dan kemudian membisu

Ketika pusaran badai menelanku,
Meluluh lantakkan aku,
Aku tidak menangis dan tidak mengaduh
Aku tidak mengeluh dan mengharu biru
Aku juga tidak berteriak dan memekik pilu
Semua kulalui tanpa ragu.

Sekedar aral, dan badai
Sekedar semak juga belukar
Sekedar caci dan juga maki
Sekedar masalah dan juga problema

Tak berarti pasti
Tak bermakna arti
Semua kulewati, sekali lagi
Tanpa pilu, ratap dan haru

Lelah juga tak mengusikku
Letih pun tak menggangguku
Karena aku terus maju,
Dan berpacu dalam waktu

Tapi suatu ketika
Aku ternyata hanyalah aku
Berpikir tentang sisi lain hidupku
 

Kalau aku hanyalah aku
Manusia biasa yang bukan apa apa
 

Aku hanyalah aku
Yang sebenarnya punya sisi pilu, juga kelabu
Dan bisa membuat aku layu
 

Hanya ternyata kembali aku berpikir
Kalau aku hanyalah aku
Yang tidak bisa selalu tertancap paku
Yang bisa meneteskan airmata kelu
Dan juga menangis haru.

Karena aku hanyalah sesosok tubuh
Berselimut jiwa yang juga bisa rapuh
Sayu, dan akhirnya layu
 

Maklumilah aku,
Karena aku hanyalah aku.
Dan kecil dihadapan Tuhanku



by smile

Rabu, 24 Februari 2010

AKU MENANGIS

Aku menangis, ketika melihatnya,..
Mencari makanan dikaisan sampah

Aku menangis, ketika melihatnya,
Bekerja bertahun tahun lamanya
Hanya sebgai pembersih kotoran kuda

Aku menangis, ketika melihat seorang tua renta
Menarik gerobak dengan peluh keringat
Diseketujur tubuh kurusnya

Aku menangis,
Melihatnya tidur dibawah kolong jembatan

Aku menangis,
Melihatnya tinggal dalam rumah tak berbentuk rumah

Aku menangis,
Melihat semua yang kulihat

Aku menangis,
Melihat seua yang kutemui

Aku bukanlah mereka
Dan mereka bukanlah aku


Aku hanya menangis dan tak bisa berbuat apa apa

Mereka bukan pengemis…
Mereka berjuang untuk hidup
Dengan tidak berkeluh kesah
Dengan tidak menjerit memekik
Mereka hanya menghadapi semuanya dengan senyum
Dengan semangat yang begitu hebatnya

Aku bukan mereka,
Dan mereka tentu bukan aku


Aku menangis dan tertunduk malu,
melihat mereka bisa tertawa
Karena mereka hidup dalam puji syukur
Sedang aku hidup dalam ketidakpuasan
Mereka hidup dalam kekurangan
Sedang aku hidup dalam pemborosan

Mereka bukan aku
Dan aku bukan mereka

 

Mereka memiliki senyum yang tidak aku miliki
Mereka memiliki kemauan yang tidak aku miliki
Mereka memiliki kebahagiaan diatas penderitaan
Sedang aku tidak mensyukuri apa yang kudapati

Seandainya, aku jadi mereka dan mereka jadi aku

Terimakasih Tuhan untuk pelajaran berharga ini


smile
Februari 24th-2010


Puisi curahan hati
Akan pengalaman berharga yang kudapat hari ini
Tuhan, Engkau sungguh baik
Mereka dan aku 

hidup sungguh berarti



Senin, 22 Februari 2010

AKU, HARI INI

Ketika kutahu kau dua
Dan bukan lagi satu,
Aku diam, dan merenung diri
...
Kaku
Membisu
Dan terpaku

Ketika Kutahu
Bahwa langit berbintang
Dan tidak lagi sepi,....
Akupun terdiam
Kaku
Membisu
Dan me-layu

Ketika kutahu bahwa laut berombak
Tinggi menghantam karam
Aku diam, dan terpana – takjub


Ketika kutahu bahwa aku terbangun
Dan tidak lagi merasa
Aku diam, ternyata mimpi

Tidak cukup waktuku
Untuk terus mengharap pelangi
Tidak cukup lamunanku
Untuk terus berharap pasti

Dunia tak hanya sepanjang mata memandang
Dan jagat raya tak hanya bintang bertabur
Agung dan tiada berbatas
Dalam dan tiada terselami

Berat kaki ini untuk melangkah, tapak - lunglai
Karena pasak erat menancap, dalam - karam
Tapi waktu tak diam -henti
Dan deru anginpun memaksaku pergi

Hidup tak hanya sampai disini
Berjalan- bergerak pasti
Menanti, mengharap lalu mati
Dan akhirnya kosong tak berbekas lagi

Untuk itu !!!
cukup sudah kali ini

Bangkit atau Mati
Tinggal atau Pergi
Diam atau Beraksi
Itu terserah aku-kini

Maju dan menerjang?

Diam tak beranjak?
Berlari kemudian berhenti?
Atau pergi dan tak akan kembali?

Itulah,
Aku – Hari ini.







Februari 22nd -2010
Sebuah puisi bebas lepas
Lamunan  dan sekedar ilusi
Itulah puisiku,..
Aku hari ini

Minggu, 21 Februari 2010

BIARKAN AKU.....WALAU HANYA UNTUK SEPENGGAL WAKTU

Hempaskan aku, dalam samudra biru,..nan lugu
Riakkan aku, dalam mesranya gelombang lautmu
Biarkan aku terlena,dan terpana jiwa
Dalam mahligai rasa, asa dan peluk mesra

Berserak bagai pasir berbisik
Berkilau, bak mutiara kilau kemilau

Biarkan aku menikmati

Apa yang dapat dan terus aku sukai
Sejati, dan tak akan pergi

Karena hatiku terpaut marut disini


Bimbang bukan lagi pasti
Sedih bukan lagi hati
Bahagia terus menanti
Dan bunga merah harum mewangi

Biarkan semua itu tak terjamah, sentuh,...bila......
Lepaskan semua itu tak terkira,....,jika…
Hanya merasakan jiwa tak berbalut dosa
Bebas lepas dan tiada ada dusta

Biarkan aku terus merasa..
Karena satu keyakinanku utuh
Pasti dan tak ada ragu
Sedalam relung hati mengadu…

Sebalut luka lama tersimpan
Hilang pergi dan menguap sirna

Kembali, biarkan aku
Menikmati walau hanya sepenggal waktu
Dalam dunia tak berbatas
Dalam khayalan tak berujung,
Dan dalam lamunan tak bertepi

Kembali,..biarkan aku
Merasakan bahasa kalbu
Dari hati sensasi jiwaku
Hanya untuk bisa bersamamu,
Walau hanya untuk sepenggal waktu

Karena tak ada kesal dan sesal
Yang hinggap, berbekas, meninggal luka
Biarkan saja, dan kembali, bawa aku dalam hempasan samudra biru,..

Untukmu,..yang pernah bersamaku..
Terimakasih mengisi sisi lain hidupku..
Walau hanya untuk sepenggal waktu



Smile, Februari 20th -2010 

This poetry dedicated to my best friend
Go For,..Don’t ever GIVE UP
And u’ll fine the best, someday.





MALAIKATKU

Kumerindukanmu, bukan karena parasmu…
Dan wajah cantikmu..

Kumerindukanmu, bukan karena tawa
Dan senyum manismu…

Kumerindukanmu,…….
Karena perhatian dan keperdulianmu.

Kumerindukanmu,.......
Karena  Kasih dan cinta tulusmu, padaku…

Dalam setiap tarikan nafasku,..
Tersirat arti kebersamaan bersamamu…

Dan dalam relung hatiku,
Ku membutuhkanmu,….|
Seperti kau menyayangiku.

Tiada kata yang lebih indah
Dari kalimat yang teruntai

Kalau kau mempesonakan duniaku..

Menjadi pagi dan matahariku 
Menjadi senja dan pelangiku
Menjadi malam dan rembulanku

Yang selalu mengisi hari hari hidupku
Dengan segala cinta dan kasih setiamu
Untukku,…

Bagi rasa dan pikirku,
Bagi hari nafas hidupku
Cuma satu yang terbaik sepertimu

Engkaulah malaikat ku








Februari 20th -2010




Selasa, 16 Februari 2010

NEGERI 1001 MALAM - DUNIA 1001 MIMPI

Sebuah kumpulan….seluas samudra dan jagat raya.
Membebani, apakah harus pergi, atau harus tinggal.


Dengan 1001 karakter…
Dengan 1001 tafsir mimpi…
Dengan 1001 pemikiran…
Dengan 1001 kebenaran…

Dalam negeri 1001 malam
Dalam dunia 1001 mimpi

Membuka dan mencuci bersih…
Atau menutup menjadi gelap dan nampak hitam?

Berawal dari sebuah keisengan,
yang akhirnya mungkin menjadi seperti NARKOBA, yang mencandukan


Bingung dan galau, menanti tapi tiada yang dinanti.
Menghilang, tapi ingin kembali.
Susah untuk ditinggalkan, tapi lebih susah untuk tinggal didalamnya.

Sekilas datang dan sekilas pergi.
Mungkin juga satu nyawa beribu nama, atau satu nama beribu jiwa.

Datang mengendap dan kemudian lari.
Datang dengan gagah dan kemudian menepi.
Atau datang dengan malu malu dan kemudian jadi berani.
Atau bingung dan kemudian mengerti.
Bahkan yang mengerti bisa menjadi sangsi.

Untuk apakah sebenarnya tempat ini?

Menempa diri dengan ilmu pasti?
Mencari yang nyata atau tak nyata?
Mencari kebenaran atau kekeliruan?

Dibenarkan atau disalahkan?
Dipuji atau dihina?
Dipuja atau ditinggalkan?
Didaulat atau dijatuhkan?

Belajar memahami atau dipahami?
Belajar atau mengajar?
Mendidik atau dididik?
Berdiri atau berlari?
Bagai guru kencing berdiri dan murid kencing berlari?
Atau bagai rabbi dan para kiai?

Yang berbicara lembut tapi pasti….

Atau bicara lantang namun tak berarti.
Kemudian hilang pergi dan mati?

Bagaimana nasib yang ditinggalkan?
Apakah harus berteriak – menjerit – dan marah?
Ataukah harus diam, bingung dan pasrah?

Sungguh menuju kepersimpangan
Dikala lampu tak menyala
Atau justru semua menyala?

Disaat gelap bersinar lilin terang
Disaat terang melintas kabut gelap

Mungkin semua tak nyata
Tapi ketidaknyataan itu melampui yang nyata
Satu sumber, Dua sumber, ataukah banyak sumber sumber?

Yang harus ditunggu sehingga muncul dan mengalir
Atau harus ditinggal dan dibiarkan kering dan kerontang?

Sumber yang pasti dengan penunggu yang antri
Atau dengan misteri dan tak ada yang perduli lagi?

Mungkin akhirnya akan mengetahui…
Dan mengambil sebuah keputusan
Atau mungkin juga tidak
Bahkan tak akan pernah mengerti
Untuk apa semuanya ini?

Mungkin sudah seharusnya mengetahui:

Kapan harus pergi…
Kapan harus berlari…
Kapan harus berhenti…
Kapan harus kembali…

Karena cintaku, masih tertinggal disini…..


By smile

FROM ZERO TO HERO

Aku ini ada
Aku ini hidup
Aku ini bernyawa
Aku tumbuh
Aku besar
Dan aku menjadi dewasa
Dari ulat menjadi kepompong
Lalu berubah menjadi kupu yang indah
Yang terbang kesana dan kemari
Menikmati indahnya bumi
Segarnya udara
Dan merasakan jua
Sinar mentari
Dan pancaran rembulan

Dari tiada menjadi ada
Terbang jauh diangkasa
Jauh melintas benua
Dan mengarungi samudra
Memecah sunyi lalu gegap gempita
 
Awal yang kecil
Dan berakhir menjadi besar

Mengawali dan tak mengerti kapan mengakhiri|
 
Ketika Sang Khalik bersabda
Pribadi menjadi tuli dan buta
Perduli setan….
Yang indah tetap lah indah
Yang buruk pergi, menjauh dan lari

Sesosok raga dan sebuah nyawa
Menjadi Tinggi bak seorang raja
Memandang kelangit, membusung dada
Inilah sang juara pemegang semesta
Lalu kembali berputar dan mengitari langit biru
Menembus cakrawala
Bagai rajawali yang perkasa

Dan kemudian…..
Selalu berguruh dan berguntur bak sangkakala
Buyar semua isi jagat raya
Dan termanggut menatap kebesarannya

Kemudian kembali Sang maha Pencipta
Datang dan kembali bersabda......
Hangus dan hancur berkeping sudah
Apa yang dinamakan seorang raja maha perkasa
Hilang dan sirna
Luluh lantak dan tinggal sisa
Dan kembali menjadi debu tanah
Yang tiada berarti dan hina

Tapi satu kesempatan masih tersisa
Agar kembali bertumbuh dan kembali menjadi ada

Mengisi dunia dengan keindahan didalamnya
Menapaki jalan dengan petualangan nya
Membentuk pondasi yang rata dengan tanah
Sebatu demi sebatu
Dan dari setitik demi setitk
Yang niscaya besar dan seperti tunas mekar pada waktunya
Karena Kasih dan kuasaNya
Serta rencana dan kehendakNya
Yang menjadi sempurna
Dari sebuah kesempurnaan semu yang tak berakar
Yang akhirnya berakhir tiada guna

Meninggalkan semua yang telah lalu
Menatap kedepan dan menerawang jauh
Memandang dan terus mencari
Akan sebuah arti kehidupan sejati
Agar tidak binasa dan kemudian mati
Dan menjadi tiada arti lagi

Tak ada lagi tuli dan tak ada lagi buta
Tak ada lagi kaku dan tak ada lagi haru
Tak ada lagi batu dan tak ada lagi debu

Semuanya melesat dan jauh menerobos cakrawala
Memandang birunya langit nan syahdu

Indah….
Mempesona
Sempurna….
Seperti rancana Nya

Tersenyum…dan mengangkat semua puji
Dan dengan satu asa berkata
From Zero not to zero
But from zero to Hero

KEMBALI PADAMU

Setitik embun menetes basahi bumi
Berartikah untuk hamparan seluas jagat raya?

Kala sebuah rupa menjelma
Berartikah untuk bumi dan kepadatannya?

Bernafas tanpa takutkan angin yang berhembus
Berjalan tanpa takutkan arah yang berliku
Berartikah untuk disimak? Atau diabaikan….saja?

Terjatuh namun tidak menangis
Terkoyak namun tidak binasa
Hanya berlalu dan berlalu saja

Berpeluh dalam sebuah perjuangan
Atau diam dengan sejuta kekaguman
Karena anak Raja pasti jadi raja

Kadang melihat seperti Budha
Yang mencari kesempurnaan cara
Atau kembali seperti mula...pada sang Anak Manusia

Berselimut gelap tidaklah nyaman
Seperti buta melihat nyata
Debu kembali selalu menjadi debu
Matahari akan selalu terbit ditimur

Dan ketika semuanya berhenti
Akankah semuanya juga terhenti

Jerit seorang anak yang lugu.....
Membuyarkan semua lamunanku
Menghilangkan kesemua raguku
Dan membangkitkan semua mimpiku
Untuk bisa membuat sesuatu
Menjadi berharga di MataMu

Dan tak ada yang indah, selain daripada semua itu
Tak perlu sedu dan tak perlu isak
Atau juga berteriak...dan menjerit sesak

Semua itu bak permata, berkilau...
Bagai bunga merah merekah
Bagai tunas kuat bertumbuh
Bagai kepompong yang menjadi kupu kupu

Semua ada peran, dan laku
Yang dibuat, rupa
Ditempa bentuk
Dan diasah tajam….

Membuat ini berarti, dan itu menjadi pasti
Membuat asa menjadi nyata
Dan membuat hidup jadi berharga

Karena seperti pada mulanya
Kalau kita diciptakan segambar dan serupa dengan DIA
ALFA dan OMEGA
Sang Khalik Pencipta Alam Semesta

by : smile

CINTA itu CINTA










Ketika sendiri, aku merasa sepi
Sepi dan sendiri, aku benci…
Ketika benci berkecamuk
Dan kesendirian menyelimuti

Hadirlah kamu…wanita ku

Membawa sejuta asa, dalam hati ku bertanya
Menghadirkan riang dan membuat tawa
Apakah Itu aku suka?

Ketika datang, diam dan bersama
Apakah itu aku mau?

Ketika berkata kamu membuat hidupku berarti , aku katakan belum
Dan sewaktu kamu berkata aku mengerti dan mengisi harimu,

Aku katakan tidak
Adilkah?

Dan ketika bagi kamu cinta butuh pengorbanan,
Aku juga katakan tidak

Saat kamu bercerita tentang saling melengkapi dan mengisi,
Aku juga tidak sependapat

Cinta bagiku itu seperti sebuah gelas berisi
Tidak kosong dan tidak retak
Tidak juga penuh dan kemudian pecah
Sepertinya sederhana, dikatakan dan diteorikan banyak orang

Tapi bagiku cinta tetap cinta
Semuanya carut marut, dan ada yang mengatakannya tumpah ruah

Tak ada yang mengerti cinta,
Dan tak ada yang mau terus berkorban, sia sia
Juga mengisi, tiada henti, dan akhirnya hampa

Dicari pergi,didiamkan tumbuh,
Dibahas rumit, dan direnungkan pelik

Setiap orang merasakan cinta
Dengan berbagai macam keadaannya
Dan berbagai teori dan jawabannya

Bagiku, sekali lagi tidak.

Cinta itu kasih dan kasih itu cinta
Apakah demikian, aku juga tak akan mengatakannya

Sebagian bilang sebuah cinta pasti punya kenangan
Bagiku tetap tidak, dan tak ada lagi gunanya untuk dikenang

Cinta buat sebagian manusia bisa disimpan,
Dalam sebuah sisi didalam hati...

Bagiku, itu dusta
Bagiku sekali lagi, cinta cuma cinta,
Dan cinta tetaplah cinta

Membuang waktu dalam hidup untuk cinta, buat apa?
Hidup tanpa cinta, juga merana dan sengsara

Cinta sampai ajal menjemput?
Hebatkah?

Cinta terikrar sebagai sebuah janji mati?
Mungkinkah?

Jadi untuk apa kehadiranmu, wanitaku?
Kalau aku tak bisa menafsirkannya
Dan tak kuasa menerimanya,
Tapi sedih untuk ditinggalkannya?

Bagiku cinta mula mula begitu bergelora
Tiada kamu, tiada hari yang terasa
Tiada sosok, hatiku resah gundah dan gulana

Tapi itu dulu, dan saat ini, aku berdiri,tegar
Menikmati saja hari hariku bersamamu,wanitaku
Tiada takut dan cemas lagi
Biarkan saja seperti air yang mengalir
Dari sungai sampai kelaut………..

Lepas………
Bebas………

Mungkin suatu saat akan berlabuh…
Atau mungkin diam ditengah samudra…

Biarlah semua itu terjadi apa adanya
 

Andaikan saja aku bisa seperti DIA
Sang Maha segala galanya,tapi sayang,…
Aku hanya manusia.

Karena bagiku :
CINTA itu CINTA



smile
Juni 2009, sebuah arti cinta
Dariku,….yang berarti , bahwa ::
Cinta cuma cinta.
Cinta hanya cinta

Dan selamanya, cinta tetap cinta
Untuk aku, dan semua manusia


 

LASKAR PELANGI ANAK BANGSA's Blog